Missing You
Hari pertama ku bertemu denganmu bukanlah sebuah hari yang istimewa.
Kita kerap bercakap layaknya manusia yang diburu oleh tugas sehari-hari.
Kau bersikap apa adanya. Tak ada sesuatupun yang luar biasa.
Tapi entah mengapa pikiranku selalu berkata.
Aku menyukai kehadiranmu saat itu.
Meski mulutku pasti kan bicara, “I ain’t gonna miss you !”
