Oh ATB kasihani kami
Judul posting diatas di atas ditulis dengan pengharapan yang amat sangat, bersimpuh bahkan disertai penyembahan. Apa pasal bisa seperti itu?, Weekend ini di perumahan kami air yang notabene digantungkan padanya adalah ATB mengalir dengan sangat kejam. Kejam karena mengalir seperti titik-2 air mata anak kami ketika dilarang makan permen.
Ya seperti itu mengalirnya, anda bisa membayangkan bagaimana titik-2 air itu mengalir.
Entah apakah ATB mengikuti gaya bank-bank yang seperti biasa libur di waktu sabtu dan minggu. Begitu jugakah dengan air?. Apakah ini menjadi trend tersendiri?, Kalo trend sepertinya ih tidak. Buktinya sodara produk hajat orang banyak yaitu listrik tetap saja ‘mengalir’ ke rumah-2 kami. Tak ada ‘kematian’ sedetikpun. Jadi kami bisa terhibur di weekend ini lewat TV walopun dengan menahan bau badan tubuh kami masing-masing.
(more…)

